Senin, 05 Desember 2011

Elegi Ritual Ikhlas III: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa

Allah swt berfirman:
Doa adalah prisai sekaligus senjata bagi kaum mukminin. “Berdoalah kepada-Ku pasti Kuperkenankan doamu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku, mereka akan masuk ke neraka jahannam dalam keadaan hina dina.” (Al-Mukmin : 60). Doa adalah senjata. Sebagai hamba Allah SWT, kita diwajibkan berdoa untuk mewujudkan impian-impian kita. Hal ini dilakukan untuk menepis rasa sombong dalam diri. Menghilangkan rasa takabbur atas kerja keras yang telah dilakukan. Karena semuanya tidak mungkin terjadi jika tidak atas kehendak Allah SWT. Doa juga bentuk dari perendahan diri kita kepada Allah SWT. Setiap kegagalan-kegagalan yang terjadi padahal kita sudah berusaha keras untuk mencapainya namun kita belum bisa memperoleh keberhasilan, sehingga keajaiban dari-Nya lah yang kita harapkan, sebuah harapan yang bisa menjadikan suatu hal yang tak mungkin menjadi mungkin. Allah swt berfirman:“Dan jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengijabah doa orang yang bedoa bila ia berdoa kepada-Ku. Maka hendaknya mereka memenuhi (seruan)Ku dan hendaknya mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam bimbingan.” (Al-Baqarah: 186). Dalam ayat terdapat hal yang sangat penting dan mendalam, menginformasikan kepada kita tentang betapa pentingnya doa dan betapa besarnya perhatian Allah terhadap doa. 

Aspek Estimologi
Adapun syarat doa kita diijabah adalah
1.            Menghindari segala yang haram
2.            Dalam keadaan berwudhu’,
3.            Bersedekah sebelum berdoa
4.      Mengetahui waktu – waktu mustajabnya doa
5.      Menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan
6.      Dengan suara lirih tidak keras dan tidak terlalu pelan
7.      Tidak berlebih – lebihan dalam berdoa
8.      Rendah diri dan khusuk
9.      Sadar ketika berdoa, yakin akan diijabah dan benar dalam pengharapan
10.    Dimulai dengan dzikir dan memujinya 

Aspek Aksiologi
Seorang yang berdoa kepada Allah dengan kerendahan hati dan khusuk, menyebabkan ia dekat dengan-Nya dan kedekatan dengan-Nya menyebabkan doanya diijabah oleh-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar